Jasa Rental

Sewa Alat Berat

Sewa Alat Berat Terdekat untu Anda yang berada di Jabodetabek dan Banten – Perusahaan jasa Rental Alat Berat Terlengkap Murah Harga Sewa Alat Berat Murah Terbaru 2022 – Buanacon.

Sebagai Perusahaan yang juga melayani Jasa penyewaan alat berat terdekat di Jabodetabek. Kami memberikan layanan rental alat berat secara online tanpa batas hingga ke Banten.

Alat kerja yang lengkap dan canggih, dukungan operator yang berpengalaman, dan kinerja cepat dan rapih menjadi prioritas usaha Kami sampai dengan saat ini. Dengan layanan prima yang Kami miliki maka penawaran harga sewa alat berat ini patut untuk Anda pertimbangankan selanjutnya.

Berbicara tentang Pengerjaan tanah, bangunan , jalan, hingga pertambangan dibutuhkan Alat Berat sebagai sarana penunjang pekerjaan agar lebih mudah dan untuk mempercepat proyek bangunan. Agar lebih jelas apa saja alat yang dapat Anda gunakan sesuai fungsinya, maka Anda tahu terlebih dahulu cara kerjanya setelah kami lampirkan daftar harga sewa alat berat murah dari Kami.

Daftar Harga Sewa Alat Berat Terdekat Jabodetabek Per Jam Per Hari Terbaru 2022

NONAMA ALATMEREKHARGA
1Excavator Mini PC 40All merkIDR 150.000 /jam
2Excavator Mini PC 50All merkIDR 160.000 /jam
3Excavator Mini PC 75All merkIDR 160.000 /jam
4Excavator PC 100All merkIDR 170.000 /jam
5Excavator PC 200All merkIDR 175.000 /jam
14Bulldozer D20-3KomatsuIDR 150.000 /jam
15Bulldozer D31EKomatsuIDR 155.000 /jam
16Bulldozer D65PKomatsuIDR 170.000 /jam
17Bulldozer D85KomatsuIDR 185.000 /jam
18VibroAll MerkHubungi Marketing
19WalesAll MerkHubungi Marketing
20tandem rollerAll MerkHubungi Marketing
21baby rollerAll MerkHubungi Marketing

Keterangan :

  • Harga tidak termasuk biaya tenaga kerja operator dan bbm
  • Belum termasuk biaya mobilisasi dan demobilisasi
  • Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah dan perusahaan.
Layanan Alat Berat Buanacon

Sekilas Tentang Alat Berat

Alat berat adalah alat yang memang memiliki beban yang berat dan untuk tujuan pekerjaan berat agar menjadi ringan. Contohnya saja Baby Roller, baby roller adalah jenis alat untuk memadatkan aspal dan tanah untuk proyek skala menengah. Bisa dibayangkan jika Anda mengerjakan pembuatan jalan atau perbaikan menggunakan stamper atau pekerjaan manual, tentu saja akan melambatkan pekerjaan dan menjadi tidak efisien.

Jadi penggunaan alat berat dalam hal ini sangat penting untuk memudahkan Anda dalam pekerjaan proyek skala menengah dan skala besar. Lain halnya jika proyek kecil-kecilan.

Alat Berat Untuk Konstruksi dan Fungsinya

1. Bulldozer

Bulldozer merupakan alat yang digunakan untuk mengolah tanah. Bulldozer digunakan untuk mendorong material tanah hasil galian, baik kedepan maupun ke samping, maupun untuk membuat timbunan material. Selain itu, alat berat ini juga dapat digunakan untuk membersihkan medan dari kayu, batu batuan hingga tonggak tonggak pohon. Bulldozer juga disebut dengan front end dozer, karena terdapat bucket di bagian dozer.

Alat berat ini terdiri dari dua tipe yaitu dozer yang menggunakan roda kelabang (Crawler Tractor Dozer) dan dozer yang menggunakan roda karet (Whell Tracktor Dozer).  Terdapat dozer khusus yang memang digunakan untuk pekerjaan di rawa, dan disebut dengan Swam Bulldozer. Penggunaan buldozer memiliki kelebihan yaitu mampu menahan beban yang sangat berat. Sayangnya, alat berat ini hanya bisa digunakan untuk jarak tempuh yang tidak terlalu jauh.

Terdapat beberapa perbedaan antara bulldozer yang menggunakan roda kelabang dan roda karet. Kelebihan dari bulldozer dengan roda kelabang yaitu dapat mendorong muatan yang lebih besar, dapat dioperasikan di tanah yang berlumpur maupun di tanah yang berbatu. Selain itu, penggunaannya lebih fleksibel. Sedangkan bulldozer roda karet memiliki kelebihan diantaranya kecepatan lebih besar, tidak memerlukan alat angkut serta tidak merusak jalan raya.

2. Excavator

Excavator merupakan alat berat yang digunakan untuk menggali tanah dalam jumlah yang besar. Excavator memiliki bentuk yang khas dengan bagian lengan yang dilengkapi dengan bucket. Selain itu, alat berat ini juga dapat digunakan untuk memindahkan material ke dalam truck, mengangkut beban, dan menghancurkan bangunan. Namun, perlu diketahui jika alat berat ini tidak dapat digunakan untuk mengangkut material dalam jarak jauh.

Pemilihan excavator harus mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki oleh alat tersebut serta medan yang ada di lapangan. Alat berat ini memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan penggalinya yang terletak di bagian depan. Namun keseluruhan memiliki alat penggerak berupa roda ban atau crawler. Penggunaan crawler pada alat berat ini diperlukan jika permukaan yang digali kurang padat atau kasar, serta pengoperasianya tidak membutuhkan banya pemindahan tempat.

Alat berat ini memiliki terdiri dari beberapa bagian, diantaranya bucket, bucket cylinder, boom, boom cylinder, arm, arm cylinder, tracker dan kabin. Fungsi bucket yaitu untuk mengeruk material berupa tanah. Sedangkan bucket cylinder sebagai penggerak bucket. Arm berfungsi untuk mengayunkan bucket naik turun. Boom berfungsi sebagai tuas utama untuk menggerakkan arm naik turun. Sedangkan tracker berfungsi untuk roda excavator dan kabin untuk mengendalikan excavator.

3. Wheel Loader dan Track Loader

Wheel loader dan track loader merupakan alat berat yang memiliki fungsi yang sama dengan dozer, yaitu untuk memindahkan material dari satu alat ke alat yang lain dalam jarak yang dekat.  Perbedaannya terletak pada bucket yang digunakan, dimana loader memiliki ukuran yang lebih besar. Sehingga dapat menampung material dengan jumlah yang lebih besar. Umumnya, penggunaan alat berat ini untuk memindahkan material dari suatu tempat ke dump truck.

Wheel loader dan track loader memiliki perbedaan pada roda yang digunakan. Jika wheel loader menggunakan roda karet, maka track loader justru menggunakan kaki kelabang atau crawler. Selain digunakan untuk memindahkan material, alat berat ini juga dapat digunakan untuk mendorong material, meratakan tanah, dan pengupasan lapisan atas tanah. Harga sewa alat berat ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan.

4. Motor Grader

Alat berat ini berfungsi untuk meratakan pembukaan tanah secara mekanis. Biasanya alat ini digunakan untuk keperluan seperti penggusuran tanah, mencampurkan dan menghamparkan material di lapangan, pemotongan dan pembuatan saluran,  dan pemotongan untuk mendapatkan bentuk tanah. Selain itu, alat berat ini juga digunakan untuk pengurugan kembali galian tanah.

Alat ini memiliki bentuk seperti wheel loader, dengan bentuk yang lebih panjang namun tidak memiliki bucket. Motor grader dilengkapi dengan pisau di bagian tengah (antara roda depan dan roda belakang). Fungsi pisau ini, yaitu untuk meratakan tanah ketika motor grader sedang berjalan. Selain itu, pisau ini juga dapat diubah sudutnya. Dengan demikian, perataan tanah tidak hanya dilakukan di bagian depan saja, melainkan juga ke arah samping.

5.Dump Truck

Dump truck merupakan kendaraan berbasis truck yang mempunyai kapasitas yang lebih besar. Fungsi dari alat ini yaitu digunakan untuk mengangkut material dari satu tempat ke tempat lain, dengan jarak yang lebih jauh. Material yang diangkut oleh alat berat ini meliputi tanah, pasir hingga batuan. Besarnya kapasitas truk yang dipilih, tergantung dari waktu yang dibutuhkan untuk memuat material ke dalam truk.

Terdapat dua jenis dump truck yang sering digunakan. Beberapa diantaranya dump truck untuk mengangkut material terbatas dengan jalur berlumpur atau disebut dengan articulated dump truck (ADC).  Sedangkan dump truck yang kedua yaitu Off Highway truck (OHT), yang digunakan untuk mengangkut material dengan kapasitas yang sangat besar, mulai dari 40 ton hingga 360 ton. Perlu diketahui jika penggunaan truck yang terlalu besar juga dinilai tidak ekonomis.

Hal ini terjadi jika alat pembuatnya tidak proporsional dengan truk tersebut. Dengan demikian, loader justru akan lebih banyak menunggu. Beberapa pertimbangan dalam pemilihan truck yang lebih kecil diantaranya lebih cepat dalam beroperasi, dan lebih fleksibel untuk pengangkutan jarak dekat. Sedangkan pemilihan truk besar memiliki kelebihan yaitu jumlah unit lebih sedikit, pemuatan loader lebih mudah dan sangat cocok untuk mengangkut jarak jauh.

6.Roller

Roller merupakan alat berat yang digunakan untuk memadatkan permukaan, seperti memadatkan bebatuan pada tempat yang akan dijadikan sebagai jalan. Roller memiliki bentuk yang sangat khas dengan ban berukuran besar yang memiliki bentuk silinder. Ada beberapa jenis roller yang digunakan untuk konstruksi, salah satunya yaitu tamping roller. Fungsi dari roller jenis ini yaitu untuk memadatkan tanah basah (lempung).

Roller yang memiliki roda tiga disebut juga dengan 3-wheel roller. Fungsi dari alat berat ini yaitu untuk memadatkan bebatuan yang akan dijadikan sebagai jalan. Tandem roller merupakan roller dengan roda baja namun lebih panjang, dimana fungsinya sebagai pemadat saat proses pengaspalan tanah. Ada juga vibration roller yang merupakan roller dengan efek vibrasi untuk memadatkan tanah yang kering. Berikut ini daftar harga sewa alat berat terbaru.

7. Crane

Pengangkutan material bangunan tidak hanya dilakukan secara horizontal saja, terutama untuk bangunan tingkat tinggi. Alat berat yang digunakan untuk mengangkat material secara vertikal disebut dengan crane. Pemindahan material ini biasanya masih dalam satu lokasi, seperti mengangkat beton dari bawah ke bagian atas gedung. Crane terdiri dari beberapa tipe dalam pengoperasiannya, sehingga pemilihannya menyesuaikan kondisi proyek yang dikerjakan.

Beberapa jenis crane diantaranya mobil crane dan tower crane. Kelebihan dari penggunaan mobil crane yaitu memiliki mobilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan tower crane. Alat berat ini umumnya memiliki kaki yang dipasangkan saat sedang dioperasikan, agar lebih seimbang. Sedangkan tower crane memiliki keuntungan dapat memindahkan material ke tempat yang lebih tinggi. Alat berat ini biasanya dilengkapi dengan jib untuk menjangka ke semua sudut bangunan.

Penempatan dan pengoperasian dari tower crane harus dilakukan dengan perencanaan yang sangat matang dan sesuai dengan kondisi sari lapangan atau struktur bangunan yang akan dibuat. Apalagi jika bangunan tersebut memiliki ukuran yang sangat besar, sehingga penggunaan tower crane lebih dari satu. Selain itu, jarak antara masing masing alat juga harus diperhitungkan dengan baik, agar nantinya dapat dijalankan dengan efektif dan dapat menjangkau semua proyek.

8. Scraper

Alat berat ini biasanya digunakan untuk memotong lereng tanggul maupun lereng bendungan, menggali tanah yang berada di antara bangunan beton dan untuk meratakan jalan raya. Alat berat ini dapat menggali permukaan tanah dengan ketebalan lebih dari 2,5 mm dan dapat menimbun tempat dengan ketebalan minimum 2,5 mm. Kekurangan dari penggunaan alat ini yaitu tidak dapat mengangkut dalam jarak yang lebih jauh.

Adapun jarak terjauh untuk alat berat ini yaitu 200 0 meter pada tanah datar, dengan alat penggerak berupa roda ban. Ada beberapa tipe dari scraper beberapa diantaranya scraper yang ditarik, scraper bermotor dan scrapper yang mengisi sendiri. Scraper yang ditarik memiliki kekuatan mesin hingga 300 hp lebih sehingga dapat menampung material sebanyak 8 hingga 30 kubik. Harga sewa alat berat ini tergantung dari tipe scraper yang dipilih.

Penggunaan alat berat tower scraper biasanya dibantu dengan dozer. Alat berat ini memiliki kecepatan yang cukup lambat. Namun memiliki beberapa kelebihan, diantaranya dapat menyebar material secara merata tanpa alat bantu. Untuk pemilihan alat berat ini sebaiknya melihat karakteristik material yang dioperasikan, panjang jarak tempuh, kondisi jalan serta alat bantu yang diperlukan.

9. Asphalt Finisher

Asphalt Finisher berfungsi untuk menghamparkan campuran aspal yang dihasilkan dari alat produksi aspal. Kekurangan dari penggunaan alat berat ini yaitu perputaran roda kelabang manuver yang lebih lama. Hal ini dikarenakan roda karet yang memiliki daya ambang yang lebih kasar. Ada dua jenis alat berat ini yaitu jenis crawler dan jenis roda karet.  Untuk pemakaian alat berat dari crawler menghasilkan penghamparan yang lebih halus jika dibandingkan dengan roda karet.

Sistem penghamparan pada alat berat ini diawali dengan memasukkan aspal ke hopper, Selanjutnya aspal akan turun ke permukaan disisir dengan pisau. Saat kondisi jalan yang lebar, posisi paving serta screw dapat ditambahkan lebarnya hingga maksimum sesuai dengan alat . Selain itu, hamparan aspal juga dapat disesuaikan. Alat berat ini memiliki peranan yang sangat penting untuk konstruksi, serta berfungsi untuk pelapisan ulang.

10. Concrete Batching Plant

Alat berat ini berfungsi untuk mencampur maupun menghasilkan beton dalam jumlah yang besar. Dengan menggunakan alat berat ini, maka beton yang dihasilkan tetap terjaga kualitasnya dengan baik dan sesuai dengan standar. Sehingga nilai slump test dan strenghtnya stabil dan sesuai dengan yang diinginkan. Dengan demikian, dibutuhkan pengawasan ahli untuk mengoperasikan alat berat inI agar hasil beton sesuai dengan kebutuhan.

Terdapat beberapa syarat dalam pemakaian alat ini, diantaranya kondisi alat harus dalam keadaan prima. Selain itu, material yang digunakan harus berkualitas dan terdapat tenaga profesional yang dapat memantau pekerjaan. Dan yang tidak kalah penting yaitu, sistem kontrol harus ketat dan terdapat armada yang siap mengangkut ready mix, menuju ke lokasi konstruksi. Untuk harga sewa alat berat ini biasanya belum termasuk operator.

Alat berat ini memiliki beberapa bagian diantaranya cement cilo yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan semen. Selain itu, ada belt conveyor yang digunakan untuk menarik bahan bahan pembuatan beton ready mix berupa agregat kasar dan agregat halus. Bin pada alat ini berfungsi untuk mengumpulkan materi atau bahan, sedangkan storage bin untuk memisahkan bagian agregat. Adapun fungsi timbangan pada alat batching plant yaitu untuk memastikan kualitas adukan beton.

11. Forklift

Alat berat ini memiliki fungsi untuk mengangkut barang dengan mudah dan aman. Biasanya untuk pengoperasinnya, alat berat ini akan dijalankan oleh seorang operator. Forklift memiliki beberapa bagian dengan bagian utama yaitu fork yang berfungsi untuk mengangkut barang. Sedangkan bagian yang lain berupa Carriage yang berfungsi untuk menghubungkan antara fork dan mast. Sedangkan mask merupakan bagian yang berfungsi untuk mengangkat dan menurunkan fork.

Alat berat ini terdiri dari dua jenis berdasarkan sumber energi yang digunakan, yaitu Forklift diesel dan Forklift listrik. Forklift diesel menggunakan energi dari bahan bakar diesel dan biasanya menggunakan roda berupa roda karet. Sedangkan Forklift listrik menggunakan sumber energi dari tenaga baterai. Namun, untuk pemakaian alat berat jenis berupa forklift listril membutuhkan alat untuk menchargenya., agar nantinya bisa dioperasikan.

Ketika memilih forklift sebaiknya  disesuaikan dengan medan yang akan digunakan. Selain itu, kapasitas yang akan digunakan untuk mengangkut barang juga sangat penting untuk diperhatikan. Kapasitas yang disediakan untuk alat berat ini biasanya berbeda beda. Yang memiliki kapasitas 2,5 ton ada juga yang 5 ton. Untuk kapasitas forklift yang sedang biasanya dapat mengangkut 10 ton. Sebaiknya, cari tahu dulu harga sewa alat berat ini agar dapat memilih type yang tepat.

Ada banyak jenis alat berat yang bisa digunakan untuk konstruksi bangunan, beberapa diantaranya yaitu bulldozer, excavator, loader, roller, crane hingga forklift. Penting untuk mengetahui jenis dan fungsi alat berat sehingga lebih tepat dalam penggunaan alat berat.

Dengan demikian, pengerjaan konstruksi akan lebih cepat. Tidak hanya itu, pengetahuan tentang harga sewa juga cukup penting, terutama bagi anda yang berencana menyewa salah satu alat berat di atas.

Hubungi untuk Konsultasi dan Penyewaan

Marketing Kami

Bapak Azzam
Mobile. 0812 9629 3429

Buana Conblock

Melayani Berbagai Jenis Jasa Konstruksi dan Produk Berkualitas SNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button